Siroh Sahabat I Zaid bin Arqom

Dia pernah singgah di kufah dan termasuk sahabat yang terkenal. Dia juga termasuk pejuang perang mu’tah dan lainnya.
Diriwayatkan dari Urwah, dia berkata “Rasulullah SAW pernah mengirim balik beberapa orang yang masih dianggap terlalu kecil saat Perang Uhud, mereka adalah Usamah, Ibnu Umar, Al Baraa’, Zaid bin Arqam dan Zaid bin tsabit. Beliau menugaskan mereka sebagai penjaga anak-anak”
.
Zaid bin Arqam berkata ‘ Mataku sakit, lalu Rasulullah SAW menjenguk dan bersabda, ‘ Wahai zaid, apa yang kamu lakukan jika kedua matamu buta?’ aku menjawab ‘ aku akan bersabar dan tabah’. Beliau bersabda sesungguhnya perbuatanmu itu akan memasukanmu ke dalam surga.’
Dalam riwayat lain disebutkan ‘ kalau begitu, Kamu akan bertemu Allah tanpa membawa dosa sedikitpun”.
.
Abu minhal berkata, ” aku pernah bertanya kepada Al Barra’ tentang masalah pembelanjaan harta, dia menjawab ‘tanyalah kepada zain bin arqam, karena dia lebih baik dan lebih tau dariku”.
Diriwayatkan daru zaid bin arqam, dia berkata “Aku pernah bersama Nabi SAW dalam suatu peperangan, lalu aku mendengar Abdullah bin ubai bin salul berkata ‘ janganlah kalian semua memberikan nafkah kepada orang yang berada di sisi Rasulullah SAW hingga bekal mereka habis, karena ketika kami nanti pulang ke Madinah, orang-orang hina pasti akan mengusir orang-orang yang mulia” aku lalu menceritakan hal itu kepada pamanku, dan Pamanku kemudian menemui Nabi SAW untuk menceritakan hal itu. Beliaupun kemudian mengutus seorang delegasi untuk menemui Abdullah bin Ubai dan para sahabatnya. Tak lama kemudian mereka datang, lalu mereka bersumpah demi Allah bahwa mereka tidak mengatakannya. Rasulullah pun mempercayainya dan menuduhku telah berbohong.
.
Kasus tersebut membuatku sedih, mata Pamanku berkata ‘ kamu tidak menginginkan kecuali didustakan Rasulullah dan dimarahi oleh Beliau’ Tak lama kemudian Allah SWT menurunkan firman-Nya ” إِذَا جَآءَكَ ٱلْمُنَٰفِقُونَ قَالُوا۟ نَشْهَدُ إِنَّكَ لَرَسُولُ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ إِنَّكَ لَرَسُولُهُۥ وَٱللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ لَكَٰذِبُونَ” Apabila orang-orang munafik datang kepadamu (Muhammad), mereka berkata, “Kami mengakui, bahwa engkau adalah rasul Allah.” Dan Allah mengetahui bahwa engkau benar-benar rasul-Nya; dan Allah menyaksikan bahwa orang-orang munafik itu benar-benar pendusta. (Qs Al-Munafiquun; 1). Rasulullah SAW kemudian memanggil mereka dan bacaan ayat tersebut kepada mereka, kemudian bersabda ” Sesungguhnya Allah membenarkanmu wahai Zaid”.
Zaid bin Arqam wafat tahun 66 Hijriyah.
.
•Ringkasan Siyar A’lam An-Nubala’
#kuttab #kuttabummulquro #kuttabummulquroindonesia #sekolah #sekolahislam #sekolahislami #pendidikan #pendidikansunnah #alquransunnah #pendidikanislam #pesantren #santri #bekasi #jakarta #bogor #bekasiselatan #jakartatimur #hafidzquran #iman #ilmu #adab #akhlak #janganlupangaji

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *